WP Diminta Mengajukan Permohonan Ulang Insentif Pajak
WP Diminta Mengajukan Permohonan Ulang Insentif Pajak

WP diminta Mengajukan Permohonan Ulang Insentif Pajak 2021

Ditjen Pajak (DJP) menginformasikan secara resmi lewat situsnya bahwa wajib pajak diminta mengajukan permohonan ulang insentif pajak PMK 9/2021
Ditjen Pajak (DJP) menginformasikan secara resmi lewat situsnya bahwa wajib pajak diminta mengajukan permohonan ulang insentif pajak PMK 9/2021

Ditjen Pajak (DJP) menginformasikan secara resmi lewat situsnya bahwa wajib pajak diminta mengajukan permohonan ulang insentif pajak PMK 9/2021

Secara resmi, lewat situsnya pada 10 Februari 2021 lalu. Ditjen Pajak (DJP) menginformasikan bahwa ada setidaknya 4 poin yang menyangkut pemanfaatan insentif pajak untuk para wajib pajak yang terdampak virus Corona (Covid-19).

WP Diminta Mengajukan Permohonan Ulang Insentif Pajak
WP Diminta Mengajukan Permohonan Ulang Insentif Pajak

Imbauan Wajib Pajak untuk Mengajukan Permohonan Ulang Insentif Pajak

Adapaun ke empat poin tersebut berisi imbauan-imbauan sebagai berikut

  • Untuk wajib pajak yang punya surat keterangan bebas (SKB) atau pernah menyampaikan pemberitahuan pemanfaatan insentif pajak tahun 2020

Dalam poin ini artinya bahwa wajib pajak seharusnya mengajukan permohonan ulang insentif pajak kembali agar bisa mendapatkan kembali insentif tersebut di tahun 2021

  • Untuk wajib pajak atau pemberi kerja yang akan memanfaatkan insentif pajak penghasilan pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP) atau dikuranginya besaran angsuran pajak penghasilan pasal 25 pada awal Januari 2021

Untuk wajib pajak di poin 2 ini, akan diberikan keringanan berupa relaksasi penyampaian yang diperpanjang sampai 15 Februari 2021. Jika penyampaian justru dilakukan setelah 15 Februari, maka insentif pajak hanya berlaku untuk masa setelah 15 Februari 2021

  • Untuk wajib pajak atau pemberi kerja UMKM dan pihak yang memotong pajak penghasilan final jasa konstruksi P3-TGAI untuk memanfaatkan insentif pajak penghasilan ditanggung pemerintah tahun 2020

Tiga pihak yaitu wajib pajak, pemberi kerja dan pemotong pajak bisa menyampaikan laporan realisasinya sampai batas tanggal 28 Februari 2021. Setelah itu tidak akan diterima permohonannya

  • Untuk wajib pajak yang sudah mengajukan atau menyampaikan permohonan pemanfaatan insentif pajak PMK 09/2021 sebelum 9 Februari 2021

Untuk pihak wajib pajak seharusnya mengajukan penyampaian atau permohonan ulang pemberitahuan pemanfaatan insentif pajaknya melalui situs pajak https://pajak.co.id

Tata cara pengajuan ulang permohonan insentif pajak untuk pasal 25 dapat dilakukan dengan cara seperti berikut:

  1. Masuk DJP online
  2. Input NPWP dan Password
  3. Cari dan pilih “layanan” di dalam menu
  4. Pilih info KSWP (Untuk yang tidak menemukan menu info KSWP, Anda bisa mengaktifkan menu tersebut melalui sub menu yang ada)
  5. Pilih fasilitas Insentif Pajak PPh pasal 25

Dengan informasi berikut, diharapkan semua pihak termasuk wajib pajak untuk bisa memanfaatkannya dengan mengajukan kembali permohonan ulang insentif pajak tahun 2020 diulang di tahun 2021.

Semoga informasi ini bisa membantu meringankan beban pajak para pelaku usaha yang terdampak pandemi Corona (Covid-19)

Reffy Elsa Revanda
Umur gue 21 tahun, tinggal di Lampung. Morning person yang suka dengan hal-hal baru. Pernah terlibat diprojek web building, desain grafis, data scientist, dan social media strategist. Sekarang lagi ngerjain projek infopajak.co.id bareng teman-teman.