Syarat Industri non Pionir untuk Mendapatkan Tax Holiday
Syarat Industri non Pionir untuk Mendapatkan Tax Holiday

Syarat Industri non Pionir untuk Mendapatkan Tax Holiday

Ada beberapa syarat industri non pionir untuk mendapatkan fasilitas tax holiday. Sebagaimana diketahui bahwa fasilitas tersebut ditujukan untuk industri pionir, bukan yang non

Akan tetapi dengan diturunkannya PMK 120/2020. Pemerintah berencana memberikan fasilitas tersebut untuk industri non pionir yang memenuhi syarat. Fasilitas tax holiday ini akan membuat wajib pajak badan mendapatkan keringanan berupa pengurangan pajak penghasilan badan.

Syarat Industri non Pionir untuk Mendapatkan Tax Holiday
Syarat Industri non Pionir untuk Mendapatkan Tax Holiday

Syarat Industri non Pionir untuk Mendapatkan Fasilitas Tax Holiday

Adapun syarat industri non pionir untuk mendapatkan fasilitas tax holiday adalah sebagai berikut :

  1. Statusnya sebagai badan hukum Indonesia;
  2. Melakukan penanaman modal baru yang belum pernah diterbitkan sebelumnya;
  3. Punya rencana penanaman modal setidaknya minimal Rp100M;
  4. Terpenuhinya ketentuan besaran perbandingan utang dengan modal untuk penghitungan pph;
  5. Memiliki komitmen untuk merealisasikan rencana penanaman modal minimal setahun setelah keputusan pengurangan pajak penghasilan badan ini keluar;
  6. WP badan melampirkan surat keterangan fiscal semua pemegang saham yang sudah tercatat dalam akta pendirian atau akta perubahan terakhir
  7. Mendapatkan skor kriteria industry pionir minimal 80.

4 Kelompok Skor dengan Kriteria Kuantitatif

Selanjutnya untuk menghitung skor industri pionir ini, ternyata juga ada ketentuannya. Jadi sudah disebuatkan dalam lampiran PMK 130/2020. Di sana dinyatakan bahwasanya ada 4 kelompok skor dengan kriteria kuantitatif. Keempat kelompok tersebut dibagi lagi menjadi beberapa kriteria lanjutan sebagai berikut :

  1. Punya jaringan yang luas, turunan kriterianya seperti memiliki pohon idustri, bahan baku utama mereka diproduksi di dalam negeri, barang yang diproduksi merupakan subtitusi impor, dan jumlah perusahaan semacam itu pada suatu daerah
  2. Punya nilai tambah yang cukup tinggi, turunan kriterianya seperti lokasi investasi dan banyaknya tenaga kerja yang dipekerjakan
  3. Hadir dengan tekonologi baru, dengan turunan kriterianya ialah teknologi yang digunakan itu ramah lingkungan, dan merupakan teknologi baru pada alat produksi
  4. Memiliki prioritas industry skala nasional, sebagai prioritas ada tiga kriteria turunan seperti medukung proyek nasional yang strategis, memiliki basis produksi, dan pembangunan asset dan infrastruktur dilakukan secara mandiri

Itulah syarat industri non pionir untuk mendapatkan fasilitas tax holiday dan beberapa turunan penilaian skor industry pionir sebagai pengetahuan terbaru buat Anda

Reffy Elsa Revanda
Umur gue 21 tahun, tinggal di Lampung. Morning person yang suka dengan hal-hal baru. Pernah terlibat diprojek web building, desain grafis, data scientist, dan social media strategist. Sekarang lagi ngerjain projek infopajak.co.id bareng teman-teman.