pengukuhan pkp
Ilustrasi Pengukuhan PKP

Ngajuin Pengukuhan PKP? Begini Caranya!

Perusahaan kamu mau dikukuhkan sebagai PKP? Mudah banget! Begini langkah-langkah Pengukuhan PKP!
Perusahaan kamu mau dikukuhkan sebagai PKP? Mudah banget! Begini langkah-langkah Pengukuhan PKP!

Sobat Pajak yang sudah mendirikan badan usaha dan badan usaha tersebut sudah didaftarkan NPWP, dapat juga mengajukan untuk dilakukan Pengukuhan PKP. PKP itu apa sih?

Jadi, menurut Pasal 1 UU PPN, Pengusaha Kena Pajak atau yang selanjutnya disebut sebagai PKP adalah Pengusaha yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) dan/atau Jasa Kena Pajak (JKP) yang dikenakan pajak berdasarkan Undang – Undang Pajak Pertambahan Nilai, tidak termasuk Pengusaha Kecil yang batasannya ditetapkan dengan Peraturan Menteri Keuangan, kecuali Pengusaha Kecil yang memilih untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak.

Pengukuhan PKP
ilustrasi pengusaha | Photo by RF._.studio from Pexels

Nah, untuk batasan dapat dikategorikan sebagai PKP menurut Peraturan Menteri Keuangan nomor PMK-197/PMK.03/2013 adalah pengusaha yang selama satu tahun buku melakukan penyerahan BKP dan/atau JKP dengan jumlah peredaran bruto lebih dari Rp4.800.000.000,00 (empat miliar delapan ratus juta rupiah). Akan tetapi, apabila Sobat Pajak memiliki usaha yang peredaran brutonya tidak lebih dari Rp4.800.000.000,00 tetap dapat juga memilih untuk dikukuhkan sebagai PKP dengan persyaratan sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir pengukuhan PKP.
  2. Melampirkan fotocopy Akta Pendirian.
  3. Melampirkan fotocopy KTP dan NPWP seluruh pengurus.
  4. Telah melaporkan SPT Tahunan 2 tahun terakhir (seluruh pengurus dan badan).
  5. Tidak memiliki tunggakan pajak (baik pengurus maupun badan).

Setelah Sobat Pajak mendaftarkan untuk dikukuhkan sebagai PKP, maka perlu aktivasi akun PKP untuk dapat digunakan dalam pembuatan faktur pajak dan sertifikat elektronik. Adapun persyaratan aktivasi akun PKP adalah:

  1. Mengisi formulir akivasi akun PKP.
  2. Melampirkan denah lokasi usaha atau tempat kedudukan (untuk divalidasi oleh petugas pajak).

Namun sayangnya, pengajuan pengukuhan sebagai PKP belum dapat dilayani secara daring. Sobat Pajak tetap harus datang ke kantor pajak terdaftar untuk pengajuannya. Disarankan yang datang adalah direktur atau yang bersangkutan langsung.

Jika Sobat Pajak akan datang ke kantor pajak, sebelumnya Sobat Pajak dapat mengambil nomor antrean secara daring yang dapat diakses pada laman kunjung.pajak.go.id. dan jangan lupa pastikan semua persyaratannya lengkap ya. Pelayanan tatap muka di kantor pajak buka hari Senin sampai dengan Jumat pukul 08.00 sampai dengan 16.00 WIB.  Sobat Pajak juga harus mematuhi protokol kesehatan serta jangan lupa untuk selalu pakai masker, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan.