Ketentuan 6 Insentif Pajak yang Diperpanjang
Ketentuan 6 Insentif Pajak yang Diperpanjang

Ketentuan 6 Insentif Pajak yang Diperpanjang

Mulai 1 Februari 2021. Pemerintah mulai memperpanjang insentif pajak untuk wajib pajak yang terdampak pandemic covid 19.
Mulai 1 Februari 2021. Pemerintah mulai memperpanjang insentif pajak untuk wajib pajak yang terdampak pandemic covid 19.

Berikut ini Ketentuan 6 Insentif Pajak yang Diperpanjang sampai bulan Juni 2021. Catat!

Mulai 1 Februari 2021. Pemerintah mulai memperpanjang insentif pajak untuk wajib pajak yang terdampak pandemic covid 19. Sesuai dengan peraturan Menkeu No 9/PMK.03/2021. Otomatis menggantikan peraturan sebelumnya yang memberlakukan insentif pajak hanya sampai 31 Desember 2020

Ketentuan 6 Insentif Pajak yang Diperpanjang
Ketentuan 6 Insentif Pajak yang Diperpanjang

Berikut ini Ketentuan 6 Insentif Pajak yang Diperpanjang

Ketentuan insentif pajak penghasilan pasal 21

  • Karyawan berhak mendapatkan fasilitas pph ditanggung pemerintah. Khusus untuk karyawan yang berada di salah satu dari 1189 bidang Industri atau perusahaan yang mendapatkan fasilitas KITE, perusahaan dengan Kawasan berikat, dan perusahaan di bidang industry tertentu
  • Khusus karyawan yang punya NPWP dengan penghasilan bruto teratur sebanyak maksimal Rp200jt pertahun
  • Berlaku untuk semua cabang perusahaan dan dilaporkan cukup oleh pusat saja

Insentif Pajak UMKM

  • Pajak penghasilan tarif final 0.5% berdasarkan pp 23/2020 akan ditanggung pemerintah
  • Tidak perlu melakukan setoran pajak untuk wajib pajak umkm
  • Cukup melaporkan laporan realisasi pada situs https://pajak.go.id

Insentif PPh jasa konstruksi

  • pph ditanggung pemerintah untuk wajib pajak yang bekerja pada sector usaha jasa konstruksi dalam program peningkatan percepatan peningkatan tata guna air irigasi
  • ini bertujuan untuk meningkatkan dan mendukung penyediaan air untuk sistem pertanian

Insentif pajak penghasilan pasal 22 Impor

  • WP yang bergerak di salah satu dari 730 bidang tertentu pada perusahaan KITE, Kawasan serikat, akan mendapatkan pembebasan dari pungutan PPh pasal 22 Impor
  • Penerima fasilitas pembebasan pungutan ini wajib menyampaikan laporan realisasi pembentukan pph pasal 22 Impor

Insentif Angsuran PPh pasal 25

  • WP yang bergerak pada salah satu dari 1.018 bidang industry tertentu, Kawasan berikat den tergabung dalam industry KITE, berhak mendapatkan pengurangan pph pasal 25 sebesar 50% dari angsuran seharusnya
  • WP wajib melaporkan realasasi pengurangan PPh pasal 25 setiap bulannya

Insentif PPn

  • Pengusaha kena pajak beresiko rendah, bekerja pada salah satu dari 725 bidang industry tertentu, tergabung dalam Kawasan berikat, perusahaan tergabung dalam KITE, berhak mendapatkan fasilitas restitusi dipercepat hingga jumlah lebih bayar paling banyak 5 Milyar

Itulah Ketentuan 6 Insentif Pajak yang Diperpanjang dari masing-masing sector dan usaha yang berbeda.

Reffy Elsa Revanda
Umur gue 21 tahun, tinggal di Lampung. Morning person yang suka dengan hal-hal baru. Pernah terlibat diprojek web building, desain grafis, data scientist, dan social media strategist. Sekarang lagi ngerjain projek infopajak.co.id bareng teman-teman.