Kalkulator PPh Pasal 21

Kalkulator PPh Pasal 21

Masukkan parameter pendapatan bulanan dan status wajib pajak di bawah.

Rp
Rp
PPH 21 TER
HASIL PERHITUNGAN PPH 21
Kategori TER Kategori A
Alasan Kategori Status PTKP TK/0
Tarif TER Pajak 0%
PPh 21 Terutang (Bulan Ini) Rp 0

Disclaimer / Sanggahan Penting

Kalkulator PPh Pasal 21 ini disediakan sepenuhnya untuk keperluan simulasi mandiri dan estimasi finansial pribadi wajib pajak. Alat bantu ini bukan merupakan aplikasi resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan tidak memiliki kekuatan hukum untuk pelaporan SPT Pajak resmi. Pastikan Anda mencocokkan hasil perhitungan dengan bukti potong resmi (Formulir 1721-A1 atau 1721-A2) yang diterbitkan oleh perusahaan tempat Anda bekerja.

Keunggulan Kalkulator PPh 21 Karyawan

Simulasi akurat dengan presisi regulasi perpajakan Indonesia terbaru.

TER & Pasal 17 Terintegrasi

Mendukung perhitungan PPh 21 bulanan menggunakan skema TER PP 58/2023 dan disetahunkan dengan tarif progresif Pasal 17 UU HPP secara otomatis.

Metode Gross & Gross Up

Pilihan simulasi perhitungan apakah pajak ditanggung karyawan (Gross) atau diberikan tunjangan pajak oleh perusahaan (Gross Up) secara presisi.

Rincian Lapisan Transparan

Menampilkan rincian bertahap PKP yang jatuh pada setiap braket tarif Pasal 17 dalam tabel interaktif yang mudah dipahami.

Mudah & Cepat Digunakan

Input dinamis, format rupiah otomatis, dan rincian instan tanpa perlu memuat ulang halaman peramban Anda.

Langkah Penggunaan Kalkulator

1

Tentukan Tipe Perhitungan PPh 21

Pilih bulanan (Masa TER) untuk pemotongan gaji rutin Jan-Nov, atau tahunan (Masa Terakhir/Desember) untuk perhitungan akumulasi setahun.

2

Pilih Kode Objek & Status PTKP

Sesuaikan kategori pekerjaan (Pegawai Tetap, Penerima Pensiun, dll.) dan status tanggungan Anda (TK/0 s.d K/3) untuk menyesuaikan nilai PTKP.

3

Pilih Skema Pembebanan Gaji

Tentukan skema pemotongan PPh 21: Gross (potong gaji) atau Gross Up (tunjangan pajak dari perusahaan).

4

Masukkan Nominal Bruto & Iuran

Ketikkan jumlah pendapatan bruto sebulan dan nominal iuran pensiun/JHT yang dibayar sendiri sebagai pengurang pajak.

5

Tinjau & Salin Hasil Perhitungan

Hasil PPh 21 terutang akan dimuat secara instan di kolom kanan. Klik tombol Salin Hasil untuk menyalin seluruh rincian angka ke clipboard.

DASAR HUKUM PPH 21 & TER DI INDONESIA

  • Tarif progresif wajib pajak pribadi diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) dengan 5 lapisan tarif kena pajak.
  • Mekanisme pemotongan bulanan disederhanakan dengan skema Tarif Efektif Rata-rata (TER) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2023 yang berlaku mulai 1 Januari 2024.
  • Aturan pelaksanaan teknis pemotongan TER dan batasan pengurang diatur secara detil melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168 Tahun 2023.
Butuh bantuan penanganan slip gaji, perhitungan e-Bupot, atau kepatuhan SPT Tahunan Pajak?
Konsultasi dengan Konsultan Profesional

Jaminan Keamanan & Privasi Data

Kami menjamin kerahasiaan data slip gaji dan nominal penghasilan Anda. Seluruh perhitungan PPh 21 di situs ini berjalan 100% secara lokal di sisi browser Anda menggunakan JavaScript. Data gaji yang Anda masukkan tidak dikirim atau disimpan di server kami.

Tanya Jawab (FAQ) Seputar Kalkulator PPh 21 Karyawan

Jawaban cepat untuk pertanyaan yang paling sering diajukan wajib pajak.

Q: Apakah TER membuat pembayaran pajak karyawan menjadi lebih mahal?

Tidak. TER hanya mengubah metode pemotongan bulanan dari Januari hingga November agar lebih sederhana. Pada bulan Desember, perusahaan wajib melakukan perhitungan ulang (re-kalkulasi) akumulasi setahun penuh, sehingga total PPh 21 setahun tetap sama sesuai tarif progresif Pasal 17 UU HPP.

Q: Bagaimana status PTKP memengaruhi perhitungan TER?

PTKP menentukan pengelompokan Kategori TER: Kategori A (TK/0, TK/1, K/0), Kategori B (TK/2, TK/3, K/1, K/2), dan Kategori C (K/3). Masing-masing kategori memiliki tabel persentase tarif TER yang berbeda berdasarkan jumlah penghasilan bruto bulanan.

Q: Mengapa PPh 21 bulan Desember bisa melonjak atau nihil?

Hal ini terjadi karena di bulan Desember dilakukan rekonsiliasi antara total PPh 21 setahun (tarif Pasal 17) dengan akumulasi PPh 21 yang telah dipotong menggunakan TER dari Jan-Nov. Jika potongan TER bulanan lebih rendah dari tarif tahunan, maka Desember akan melonjak. Sebaliknya, jika kelebihan potong, Desember bisa nihil atau terjadi kelebihan bayar yang dikembalikan oleh perusahaan.

Rekomendasi Alat Terkait