eFaktur Terbaru 2021 Begini Cara Updatenya!

Update ke eFaktur 3.0 bikin efaktur jadi lebih mudah dengan sistem prepopulated otomatis. Kamu perlu perhatiin beberapa hal jadi, baca ini sebelum update!
Update ke eFaktur 3.0 bikin efaktur jadi lebih mudah dengan sistem prepopulated otomatis. Kamu perlu perhatiin beberapa hal jadi, baca ini sebelum update!

Update ke eFaktur 3.0 bikin efaktur jadi lebih mudah dengan sistem prepopulated otomatis. Baca ini sebelum update!

ilustrasi efaktur
Aplikasi eFaktur 3.0 | Instagram / ditjenpajakri

Apa itu aplikasi eFaktur?

Sejak Juli 2016, setiap Wajib Pajak yang telah dikukuhkan menjadi Pengusaha Kena Pajak (PKP) wajib untuk membuat e-faktur atas transaksi jual/beli yang dilakukan. E-faktur dapat dengan mudah dibuat menggunakan aplikasi yang bernama serupa yaitu e-Faktur. Penggunaan aplikasi e-Faktur bertujuan untuk memberikan kemudahan, kenyamanan, dan keamanan bagi PKP dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya.

Apa fungsi aplikasi eFaktur?

Aplikasi yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Pajak ini berfungsi sebagai aplikasi yang digunakan untuk membuat faktur pajak. Faktur pajak sendiri merupakan hal yang sangat penting karena merupakan tanda bukti bahwa Wajib Pajak PKP telah melakukan pemungutan pajak atas transaksi jual/beli Barang Kena Pajak (BKP) atau Jasa Kena Pajak (JKP) yang dilakukan.

Siapa yang wajib menggunakan eFaktur?

Wajib Pajak yang telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajakk (PKP) wajib untuk membuat faktur pajak. Mulai Juli 2016, Wajib Pajak PKP wajib membuat faktur pajak menggunakan aplikasi e-Faktur. Aplikasi tersebut dapat diinstal di komputer dengan menggunakan akses login akun PKP.

eFaktur versi 3.0

Aplikasi e-Faktur dalam perjalanannya memiliki berbagai macam versi generasi. Generasi terbaru aplikasi ini yaitu e-Faktur versi 3.0 dengan berbagai tambahan fitur-fitur baru yang diharapkan makin memudahkan Wajib Pajak PKP dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

Fitur-fitur baru di eFaktur 3.0

E-faktur 3.0 yang merupakan versi terbaru mendapatkan berbagai macam fitur-fitur baru, diantaranya:

  1. Prepopulated pajak masukan berupa pemberitahuan impor barang
  2. Prepopulated pajak masukan berupa e-Faktur
  3. Prepopulated VAT refund
  4. Sinkronisasi kode cap pada aplikasi e-Faktur; dan
  5. Prepopulated SPT Masa PPN

Fitur-fitur baru tersebut lahir berkat makin luasnya jaringan Kerjasama DJP dengan instansi-instansi lain, salah satunya dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang mengakomodasi data kegiatan ekspor dan impor.

Apa arti dari Prepopulated?

Cara kerja e-Faktur 3.0 menggunakan sistem otomasi, artinya tidak diperlukan lagi input data secara manual. Melalui sistem propulated, kini e-faktur dapat menyediakan data secara otomatis yang dilakukan berdasarkan database yang telah ada sebelumnya. Sehingga dalam prosesnya, Wajib Pajak hanya perlu melakukan konfirmasi terhadap data prepopulated yang disediakan oleh sistem.

Tanggal Perilisan eFaktur 3.0

e-Faktur versi 3.0 telah dikembangkan sejak 2019 dan DJP telah melakukan uji coba secara bertahap. Dimulai pada Tahap I yang dilakukan pada Februari 2020 yang diterapkan pada 4 PKP yang terdaftar di KPP Wajib Pajak Besar. Dilanjutkan pada Tahap II tanggal 10 Juni 2020 di KPP WP Besar dan KPP Madya Jakarta dengan total 27 PKP. Tahap III dilakukan tanggal 1 Agustus 2020 pada 4.617 PKP di KPP WP Besar, KPP Madya Jakarta dan 19 PKP di KPP Madya dan Pratama  luar wilayah Jakarta. Tahap IV atau tahap terakhir dilakukan pada 5.445 PKP yang terdaftar di 159 KPP Pratama yang telah menyampaikan usulan. Akhirnya, pada Kamis 1 Oktober 2020, Direktorat Jenderal Pajak merilis aplikasi e-faktur 3.0 secara nasional untuk 678.886 PKP di seluruh Indonesia.

Cara download eFaktur 3.0

Aplikasi e-Faktur secara resmi memiliki 3 versi aplikasi yaitu versi Client Desktop, Web Based, dan Host-to-Host. Khusus untuk sistem fitur prepopulated yang muncul di versi e-faktur 3.0 belum dapat digunakan di versi Host-to-Host.

Aplikasi Client Desktop e-Faktur versi 3.0 diunduh di https://efaktur.pajak.go.id/aplikasi

Aplikasi Web Based e-Faktur versi 3.0 dapat digunakan di https://efaktur.pajak.go.id/

Hal-hal yang perlu diperhatikan

Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika melakukan proses update aplikasi e-Faktur 3.0 yaitu:

  1. Guna mencegah corrupt database, pengguna wajib melakukan back-up database yang sedang digunakan.
  2. Agar aplikasi berjalan lancer, pengguna perlu menyalin database dari aplikasi lama kemudian dipindahkan dalam folder aplikasi e-faktur baru.
  3. Pastikan koneksi internet lancar ketika mengunduh aplikasi e-faktur, usahakan tidak mengunduh di jam sibuk

Manfaat update eFaktur 3.0

Pembaruan aplikasi e-faktur 3.0 diharapkan mampu memberikan kemudahan, kenyamanan, dan keamanan Wajib Pajak PKP dalam menjalankan hak dan kewajiban perpajakannya sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Layanan Customer Support DJP

Apabila Wajib Pajak mengalami kendala dalam proses pembaruan, Wajib Pajak dapat menghubungi Account Representative atau bisa juga menghubungi layanan Kring Pajak di telepon 1500200, twitter @kring_pajak, dan live chat di situs pajak.go.id

Reffy Elsa Revanda
Umur gue 21 tahun, tinggal di Lampung. Morning person yang suka dengan hal-hal baru. Pernah terlibat diprojek web building, desain grafis, data scientist, dan social media strategist. Sekarang lagi ngerjain projek infopajak.co.id bareng teman-teman.