Foto oleh Ba Tik dari Pexels

Bikin NPWP Istri atau Gabung NPWP Suami?

Sebagai seorang istri, kamu bisa memilih untuk memiliki NPWP yang digabung dengan suami atau bikin NPWP Istri sendiri. Bingung? Baca detailnya di sini.
Sebagai seorang istri, kamu bisa memilih untuk memiliki NPWP yang digabung dengan suami atau bikin NPWP Istri sendiri. Bingung? Baca detailnya di sini.

Halo kawan. Beberapa dari kalian mungkin pernah mengalami kendala saat pendaftaran online khususnya bagi seorang istri atau perempuan yang pernah menikah sebelumnya. Biasanya akan muncul “data pusat tidak lengkap” atau bahkan “NIK berstatus Istri”. Nah, jika suami belum punya NPWP, NPWP nya harus dibuat dulu supaya para istri juga bisa punya NPWP. Kalau suami sudah punya tapi masih tetap enggak bisa, mungkin harus dicek ke kantor pajak, apakah NPWP suami status nya aktif yaa… karena kalau non efektif atau NE, istri belum bisa buat NPWP Istri.

Ilustrasi NPWP Istri
Ilustrasi NPWP Istri

Pilihan NPWP untuk istri juga lebih bervariasi, lho. Istri dapat memilih menggunakan NPWP suami tapi cetak kartu atas nama istri di kantor pajak, artinya kewajiban perpajakannya tetap ada di suami. Pilihan berikutnya, istri memilih untuk punya NPWP terpisah dari suami dengan melampirkan surat pernyataan memilih menjalankan kewajiban perpajakan terpisah dari suami saat pendaftaran, artinya suami dan istri menjalankan hak dan kewajiban perpajakan masing-masing.

Cara dapat NPWP atas nama istri pakai nomor suami:

  1. Siapkan asli dan fotokopi Kartu Keluarga, NPWP & KTP suami serta KTP istri;
  2. Datang ke kantor pajak di wilayah sekitar rumah;
  3. Isi formulir cetak ulang kartu NPWP untuk keluarga dan lampirkan fotokopian;
  4. Ajukan pada loket pelayanan;
  5. Istri akan mendapatkan kartu fisik dengan nomor yang sama dengan NPWP suami namun atas nama istri.

Cara dapat NPWP terpisah dari suami:

  1. Siapkan surat pernyataan memilih kewajiban perpajakan terpisah dari suami yang telah ditandatangani;
  2. Scan/pindai surat dalam bentuk pdf.
  3. Saat melakukan pendaftaran di https://ereg.pajak.go.id/ , pilih memilih menjalankan kewajiban perpajakan terpisah (MT)>PUSAT>masukkan NPWP suami>masukkan NIK dan nomor KK>klik Cek. Setelah NIK dan nomor KK tervalidasi, silahkan klik next dan ikuti alur pendaftaran hingga selesai;
  4. Saat memasuki akhir pendaftaran, lampirkan surat pernyataan pada kolom yang tersedia. Selesai megirimkan permohonan, jangan lupa klik minta token dan tunggu sampai token didapatkan melalui email. Setelah itu klik kirim permohonan dan masukkan token yang diterima ke dalam kolom isian lalu klik kirim.

Selamat. Kamu telah menambah pengetahuan tentang pilihan yang dimiliki oleh istri terkait pendaftaran NPWP. Jika ada kendala lain, jangan sungkan bertanya melalui kolom komentar atau menghubungi KPP terdaftar yaa. Sampai jumpa di artikel berikutnya.